Evolusi Operating System dari generasi ke generasi
1. Batch System (Generasi kedua)
Batch Processing System yaitu suatu technologi
proces computer generasi ke dua. Dimana suatu tugas dikerjakan dalam satu
rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Jadi pada generasi komputer ini
sistem komputer belum dilengkapi sebuah sistem operasi, tetapi beberapa fungsi
sistem operasi seperti sistem operasi yang berkembang sekarang telah ada di era
ini, contohnya fungsi sistem operasi yang berkembang saat itu ialah FMS
(Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini
merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
2. Multiprogramming & Multiuser (generasi ke tiga)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi
dikembangkan untuk melayani banyak pemakai
sekaligus, dimana
para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer,
maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus)
dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus). Setelah itu
muncul sistem operasi yang lebih diterima secara umum yaitu UNIX.
3. Timesharing (generasi ke tiga)
Merupakan pengembangan dari
multiprogram, yakni beberapa pekerjaan di eksekusi oleh CPU secara bergantian.
Proses perpindahan pekerjaan berjalan cepat sehingga user dapat berinteraksi
dengan program pada saat di jalankan. Proses pemindahannya memindahkan
pekerjaan dari memori disk ataupun sebaliknya.
4. Generasi ke empat
Sistem operasi tidak lagi hanya untuk satu mode, tapi banyak mode yang mendukung batch processing, timesharing, dan (soft) real-time applications.
Generasi ini ditandai dengan berkembang dan meningkatnya komputer desktop (komputer pribadi) dan teknologi jaringan. Sistem operasi ini telah sanggup memberi antarmuka grafis yang nyaman. Network Operating System Sistem operasi diperuntukan jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer yang terhubung.